Calon Arsitek

itung-itung make nitrous biar cepet jadi Arsitek

Hakikat (definisi) Tema dalam Arsitektur

Posted by calonarsitek pada Januari 17, 2008

Merancang dengan tema berarti mengusulkan salah satu kemungkinan perwujudan dari gagasan (Ir. Josef Prijotomo, M. Arch, dosen Arsitektur ITS)

Menurut Gunawan Tjahyono, “Tema dalam arti purbanya lebih merupakan pijakan bagi sebuah tajuk. Dari situlah kita yang terlibat dalam kehadirannya berangkat untuk melakukan bahasan, ulasan, dan tindakan (intelektual). Dengan demikian, tema melandaskan seluruh olahan berkarya dan tindakan intelektual atau seni. Dari contoh yang sama, dalam bidang arsitektur, tema dapat melandasi tindakan berarsitektur.” ( Kilas Jurnal FTUI, Januari 2000, volume 2 nomor 1, halaman 79 ) 

Skema pemahaman latar belakang tema dalam perancangan

Arsitektur adalah dunia yang tidak bisa dilepaskan dari tema, karena dengan tema itulah kehadirannya dapat lebih bermakna. Lebih daripada itu arsitektur adalah dunia yang di dalamnya terdapat semangat untuk teru mencari sesuatu yang baru dan semangat untuk mencari jawaban.” ( AMI – Arsitek Muda Indonesia, Penjelajahan 1990 – 1995, Subur, Jakarta, 1995 ). 

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, tema adalah :

§  Pokok pikiran, dasar cerita ( yang dipercakapkan ) dipakai sebagai dasar mengarang, mengubah sajak, dan lain – lain.

§  Bertema, berarti mempunyai tema.

§  Bertemakan, berarti berlandaskan tema. 

Tema berasal dari bahasa Yunani yaitu Tithenai yang berarti meletakkan, dan dalam bahasa Inggris dikenal dengan Theme yang selanjutnya kita kenal dengan istilah tema yang memiliki arti apa yang diletakkan, dinyatakan dan memposisikan sesuatu.

Tema terbagi dalam 2 golongan besar, yaitu :

§  Dari unsur teraga, nyata (seperti tema tentang flora, tema hutan, tema fauna dan lain-lain).

§  Dari unsur tak teraga, abstrak (seperti tema kemanusiaan, tema budaya, dan lain-lain). 

5 Tanggapan to “Hakikat (definisi) Tema dalam Arsitektur”

  1. rifwan tanjung said

    thanx….

  2. satya said

    terimakasih artikel anda. saya rasa banyak mahasiswa menggunakan pengertian tema ini sebagai tugas akhir mereka. salah satunya adalah saya🙂

  3. irinda (ira) said

    mantapp buat tambahan kajian tema buat seminar. hehehe..

  4. irmand said

    tema itu sifatnya subjektif! tema itu di ibaratkan kulit telor,putih telor di ibaratkan nilai – nilai filosofis, persyaratan dan pertimbangan design sedangkan konsep kuning telornya…..kata Dosen Saya

  5. tema adlah identitas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: