Calon Arsitek

itung-itung make nitrous biar cepet jadi Arsitek

Prinsip Perancangan Simbolisme – Egon Schirmbeck

Posted by calonarsitek pada November 22, 2007

Menurut  Egon Schirmbeck  dalam buku Form, Idea and Architecture ,  prinsip-prinsip perancangan simbolisme dalam arsitektur adalah sebagai berikut :

  1. Penciptaan urut-urutan ruang yang berbeda guna mengingatkan orang pada ‘tempat’ sambil orang berjalan melalui ruang.Karakteristik arsitektural :Kombinasi dari unit-unit denah yang sama atau serupa dalam pengaturan yang beda. Pengorganisasian ruang-ruang sempit (jalan dan jalan kecil) dengan ruang-ruang lebar (lapangan).
  2. Pencampuran fungsi-fungsi yang berbeda guna meningkatkan kontak sosial, berbeda dengan pemisahan akan fungsi oleh gerakan modern di tahun 1920an dan 1930an. Karakteristik arsitektural :Pengaturan tata guna yang berbeda dalam batas sebuah bangunan dan perhubungan langsung dari zona-zona ini – contohnya di sepanjang suatu jaringan jalan public.
  3. Arsitektur sebagai media komunikasi. Penerimaan Arsitektur melalui banyak lapisan. Arsitektur sebagai pembawa simbolisme dan informasi.Karakteristik arsitektural :Perlengkapan akan kebutuhan fungsional, structural dan lainnya untuk  penggunaan khusus oleh elemen-elemen ikonografik, metaforik dan elemen-elemen yang berhubungan.
  4. Penekananan pada ‘artifisialitas’ dari arsitektur. Pemisahan dari kawasan lahan alamiah dan volume ruang buatan. Pemisahan ruang luar alamiah dari ‘ruang interior buatan’.Karakteristik arsitektural :Pembatasan  terhadap elemen-elemen rancangan geometris yang jelas dan lazim menonjolkan mutu sintetik dari arsitektur pada suatu kawasan lahan.
  5. Rancangan bentuk dari suatu ruang sesuai dengan mutu ‘dasar’nya – contoh : merancang ruang menurut bayangan yang terbentuk oleh bangunan dan mengorientasikan bangunan sesuai dengan arah angin.Karakteristik arsitektural :Alokasi dan orientasi dari elemen-elemen suatu ruang sesuai dengan kondisi-kondisi sosial dan fisik yang ditentukan.
  6. Pembedaan  dan penentuan dari identitas suatu ruang melalui penerangan (alami). Karakteristik arsitektural :Alokasi yang tegas dari zona-zona gelap dan terang atau elemen-elemen ruang pada denah dan potongan.
  7. Peralihan langsung dari satu volume ke volume yang lain. Integrasi dari ruang-ruang interior dan eksterior. Karakteristik arsitektural :Penciptaan zona-zona ruang yang ‘mengalir’ dan pengaturan yang bebas (dari kolom dan dinding) pada elemen yang mengikat ruang.
  8. Pemisahan muka bangunan dan badan bangunan (ruang). Muka bangunan sebagai suatu sumber informasi ‘dua dimensi’, bebas dari kelompok ruang.Karakteristik arsitektural :Zona ruang dan daerah lantai adalah bebas dari kebutuhan formalnya sendiri dan dari ‘muka bangunan utama’ tempelan.
  9. Pertalian ruang atau bangunan melalui suatu ‘rantai kejadian’, sebagai suatu pengingat akan ‘tempat’ dan pengenalan akan karakteristik ruang yang khas.Karakteristik arsitektural :Urut-urutan artifak yang khas berbeda untuk menegaskan ruang. Urut-urutan bentuk ruang atau perbatasan ruang yang khusus berbeda.
About these ads

4 Tanggapan to “Prinsip Perancangan Simbolisme – Egon Schirmbeck”

  1. dayat said

    makasih baaaanyak ya.

  2. calonarsitek said

    terima kasih juga buat mas dayat atas kunjungannya kesitus ini.

  3. shena said

    tengkyu infonya, ada yang tentang utopia ga????ato reference tentang utopia, digital ma futuristic, klo ada email ke shena ya…thx before…..

  4. fero MAI said

    wah. . .thanks ya mazz. . . akhirx tgs gw dpt tmbahan referensi. . . .

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: